3 Dampak Negatif Mertua Ikut Campur Urusan Keluarga



Ketika seorang anak dari sebuah keluarga sudah menikah apakah orangtuanya masih punya kewajiban terhadap anaknya itu?  Menurut persepsi saya ketika seorang anak sudah menikah maka orangtuanya masih punya kewajiban terhadap anaknya itu tapi tidak utuh. Seorang anak yang telah menikah tentu akan menjadi tanggungjawab penuh pasangannya itu. Orangtua bisa saja masuk dalam kehidupan anaknya yang telah berumah tangga itu namun dalam batas batas kewajaran. Namun dalam kenyataannya banyaknya orangtua yang sering mencampuri urusan rumahtangga anaknya. Ada 3 dampak negatif yang biasanya ditimbulkan jika orangtua sering ikut campur dengan urusan rumah tangga anaknya diantaranya yaitu :



1.      Anak Menjadi Tidak Mandiri
Ketika orangtua masih saja ikut campur dengan kehidupan anaknya yang telah menikah maka biasanya si anak itu akan menjadi pribadi yang tidak bisa mandiri. Misal si orangtua khawatir anak wanitanya yang telah menikah dengan seorang pria yang kurang mapan akan hidup sengsara. Maka orangtuanya masih saja sering memanjakan anaknya itu dengan masih membiayai hidup anakny itu.


2.      Anak Akan Bingung Mengambil Keputusan
Disaat orangtuanya ikut campur dengan urusan rumah tangganya maka seorang anak ini biasanya akan bingung sendiri untuk mengambil sebuah keputusan. Misal orangtua khawatir jika anak wanitanya tinggal di sebuah kontrakan dan mengajak anaknya itu untuk tinggal di rumahnya. Namun suaminya melarang untuk tinggal di rumah orangtuanya itu.

3.      Menimbulkan Pertengkaran Antara Anak Dan Pasangannya
Ikut campurnya orangtua terhadap rumah tangga anaknya biasanya akan menimbulkan pertengkaran antara anak dan pasangannya itu. Saat orangtua tidak sependapat dengan pasangan dari anaknya maka biasanya akan menimbulkan perselisihan antara anak dan pasangannya itu atau bahkan juga bisa menyebabkan perpisahan.

3 Dampak Negatif Mertua Ikut Campur Urusan Keluarga Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Taufiq Iqbal